AltarNews.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat memastikan stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot menggelar High Level Meeting (HLM) guna memperkuat sinergi lintas sektoral, Jumat (13/2). Langkah ini diambil untuk menjaga inflasi tetap terkendali dalam rentang sasaran 2,5 \pm 1\%.
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana melalui Wakil Walikota Bandar Lampung Deddy Amarullah menegaskan bahwa kerja sama seluruh pemangku kepentingan adalah kunci utama dalam mengawal stabilitas harga.
Hal ini sejalan dengan instruksi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang mendorong intensifikasi Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM).
”Kerja sama seluruh stakeholders sangat penting dalam mengawal inflasi. InsyaaAllah, apabila kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, inflasi Kota Bandar Lampung dapat kita jaga tetap terkendali,” ujarnya .
Kondisi Inflasi Januari 2026
Berdasarkan data BPS Kota Bandar Lampung, inflasi Januari 2026 tercatat cukup stabil di angka 0,18% (mtm) atau 1,43% (yoy).
Meski komoditas seperti cabai dan bawang merah mengalami deflasi, beberapa komoditas seperti emas perhiasan dan sayur-mayur (kangkung, bayam) mulai memberikan andil inflasi.
Mengingat Bandar Lampung adalah kota konsumsi, dinamika harga makanan jadi dan komoditas konsumsi langsung menjadi perhatian serius TPID.
Jadwal Pasar Murah di 20 Kecamatan
Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan mengumumkan langkah konkret berupa pelaksanaan pasar murah di 60 titik yang tersebar di 20 kecamatan. Masyarakat dapat mencatat jadwal pelaksanaannya pada:
20 Februari 2026
3 Maret 2026
13 Maret 2026
Komoditas yang disediakan meliputi beras premium, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam ras.
Selain itu, Pemkot akan mengoptimalkan videotron di Bundaran Gajah untuk mengedukasi masyarakat terkait pengendalian inflasi.
Stok Pangan, BBM, dan Keamanan Terjamin
Dalam pertemuan tersebut, beberapa instansi memberikan jaminan ketersediaan stok:
Bulog & Dinas Pangan: Menjamin stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) aman, termasuk cadangan 15 ton beras untuk intervensi mendadak.
Satgas Saber Pangan: Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan untuk memastikan harga tidak melampaui harga acuan.
Pertamina: Menjamin ketersediaan BBM dan LPG 3kg selama periode Ramadan dan Lebaran.
Polri & TNI: Siap mendukung pengamanan distribusi dan menjaga kondusivitas wilayah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, juga mengingatkan pentingnya strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif).
Masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak dan menerapkan pola konsumsi zero waste (hindari mubazir sisa makanan) guna menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran di pasar.
Dengan kolaborasi yang solid ini, TPID Kota Bandar Lampung optimis masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul fitri dengan aman, nyaman, dan tenang.






