Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras 10 kg Dan Uang Tunai Sebesar 500 Ribu Per KK

Altarnews.com—BANDAR LAMPUNG—Pemerintahan Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan dibeberapa wilayah yang terdampak banjir dikota tapis berseri, Rabu (15/04/2026).

Wali kota Bandar Lampung Eva Dwiana Turun langsung memberikan bantuan dan meninjau warga yang terdampak banjir, salah satunya diwilayah Penengah kecamatan. Tanjung karang pusat Kota Bandar Lampung.

Bantuan yang disalurkan berupa beras 10 Kilogram dan uang tunai sebesar 500 ribu untuk setiap Kartu Keluarga (KK) terdampak, Bunda Eva mengatakan bantuan tersebut akan disalurkan merata diseluruh kelurahan yang terdampak banjir.

“Setiap kelurahan yang terdampak banjir akan kita berikan bantuan. Kita harus bersama masyarakat jangan sampai warga kesulitan” Ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sejumlah insprastruktur yang terdampak banjir, seperti jalan nasional, merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

Selain itu, kali juga merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Namun, kerena berada diwilayah Bandar Lampung, pihaknya tetap turun tangan membantu penanganan dilapangan.

“Walaupun itu kewenangan Balai dan jalan nasional itu pusat, kerana ada di Bandar Lampung, kita tidak mau masyarakat susah. Satgas langsung turun mendampingi warga” Tegasnya.

Selain bantuan logistik, Pemkot juga menawarkan solusi jangka panjang yang ditinggal dikawasan padat dan rawan banjir, khususnya yang berada dibantaran sungai. Warga diarahkan untuk pindah kerumah susun sederhana sewa (rusunawa).

“Nanti bagi warga yang rumahnya padat dan dekat kali, solusinya bisa kerusunawa kalau warga mau” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksanaan BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Saputra, bahwa sejumlah penerima bantuan mencapai sekitar 5.800 KK yang tersebar di 13 Kecamatan.

“Wilayah yang paling banyak terdampak banjir diantaranya Way Halim, Kedaton, Kediaman, Dan Tanjungkarang Pusat” Ungkapnya.

Ia juga menambahkan, banjir disebabkan oleh curah hujan yang cukup Tinggi dalam beberapa hari terahir ini.

“Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban luka, namun tercatat satu warga meninggal dunia akibat kejadian tersebut” Ucapnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, juga menjaga lingkungan agar bersih dan aliran tidak tersumbat.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *