Pemkot Bandar Lampung Optimalisasi Berbagai Sektor Investasi Kejar Target Rp 4,5 Triliun

AltarNews.Com – Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mencatat capaian investasi yang positif sepanjang tahun 2025. Realisasi investasi bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkot Bandar Lampung, Febriana mengungkap target investasi tahun 2025 sebesar Rp 2,7 triliun berhasil terlampaui dengan realisasi mencapai Rp 3,8 triliun.

Hal itu kata dia, berkat arahan dari Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana “Realisasi investasi tahun 2025 mencapai Rp3,8 triliun atau melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp2,7 triliun,” ujarnya.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kota Bandar Lampung menetapkan target yang lebih tinggi. Target investasi tahun ini dipatok sebesar Rp 4,5 triliun.

Ia pun optimis mencapai target tersebut. Menurut Febriana, peningkatan target tersebut merupakan arahan yang diturunkan secara berjenjang dari pemerintah pusat ke pemerintah provinsi.

Kemudian didistribusikan ke tingkat kabupaten/kota sesuai dengan potensi daerah masing-masing.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkot Bandar Lampung akan melakukan optimalisasi berbagai sektor investasi yang memiliki potensi besar.

Berdasarkan data, yang masuk sektor investasi berpotensi besar, di antaranya industri pengolahan makanan.  Sektor ini menjadi penyumbang terbesar terhadap realisasi investasi di Bandar Lampung.

Selain itu, terdapat beberapa sektor lain yang juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, seperti industri minuman, industri produk masak, serta sektor kedai makanan atau food and beverage (FandB).

Tidak hanya sektor konsumsi, sektor properti dan jasa juga diperkirakan akan mengalami pertumbuhan seiring masuknya investasi baru ke Kota Bandar Lampung.

“Seiring dengan masuknya investasi, diperkirakan akan ada penambahan pembangunan di sektor properti dan jasa, termasuk hotel,” jelasnya.

Meski target investasi tahun 2026 meningkat cukup signifikan, pihaknya optimistis angka tersebut dapat tercapai dengan dukungan seluruh pihak serta optimalisasi potensi investasi yang ada di Kota Bandar Lampung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *