Saat Safari Ramadan 20 Kecamatan, Eva Dwiana Pastikan Kenyamanan Ibadah Bagi Warga Bandar Lampung

AltarNews.Com-  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung resmi memulai rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran pemerintah untuk turun langsung menyerap aspirasi sekaligus memastikan kelayakan fasilitas ibadah di Kota Tapis Berseri.

Pada hari pertama, Sabtu (21/2/2026), Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyambangi Masjid Miftahul Jannah di Kecamatan Rajabasa Raya.

Sementara pada hari kedua, Minggu (22/2/2026), rombongan safari ramadan dijadwalkan ke Masjid Ikhlas Al Azhar, Perumahan Bukit Kemiling Permai (BKP), Kecamatan Kemiling.

​Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva ini menjelaskan bahwa Safari Ramadhan tahun ini ditargetkan menyentuh 20 kecamatan dan lima pondok pesantren.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah proaktif pemerintah dalam memantau kondisi rumah ibadah.

​”Insya Allah melalui kegiatan ini, kita bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Kita pantau masjid-masjid mana yang fasilitasnya masih memiliki kekurangan agar bisa segera dibantu oleh pemerintah,” ujar Eva Dwiana.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Pemkot Bandar Lampung menyalurkan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk pengadaan fasilitas penyejuk udara (AC) di Masjid Miftahul Jannah.

Selain itu, Bunda Eva mengingatkan para pengurus masjid untuk memaksimalkan dana hibah operasional rutin sebesar Rp 15 juta yang dialokasikan pemerintah.

​”Harapan kita, bantuan operasional ini dimanfaatkan dengan baik. Penyaluran ini kami lakukan merata untuk masjid, musala, hingga forum kerukunan umat beragama demi kenyamanan ibadah umat,” tegasnya.

​​Senada dengan Wali Kota, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Bandar Lampung, Jhoni Asman, menyatakan bahwa pemerataan kunjungan menjadi komitmen utama tahun ini agar seluruh wilayah mendapatkan perhatian yang sama.

​”Safari Ramadhan tahun ini kami laksanakan di 20 lokasi yang mewakili seluruh kecamatan di Bandar Lampung. Kriteria penentuan lokasi didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan aksesibilitas wilayah,” jelas Jhoni Asman.

Jhoni menambahkan, selain mempererat komunikasi antara pemerintah dan warga melalui kunjungan fisik, Pemkot juga telah menyiapkan serangkaian program pendukung lainnya.

​”Tahun ini kami fokus pada peningkatan kualitas ibadah dan kegiatan sosial. Selain Safari Ramadhan, ada penyaluran bantuan sosial bagi warga kurang mampu serta pelaksanaan pesantren kilat di seluruh kecamatan,” pungkasnya.

​Melalui program ini, Pemkot Bandar Lampung berharap Ramadan 1447 H menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mendorong kemajuan kota, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *