AltarNews.com—BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Bunda Eva Dwiana menerima audiensi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, beserta jajaran di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (26/02/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan program pelatihan kemandirian bagi warga binaan sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan di Kota Bandar Lampung.(26/02/2026).
Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan
Dalam kesempatan itu, Ike Rahmawati menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus mempererat sinergi antara Lapas Kelas I Bandar Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ia juga mengapresiasi komitmen Wali Kota dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan, termasuk pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Menurut Ike, warga binaan Lapas Kelas I Bandar Lampung aktif mengikuti beragam kegiatan pembinaan, mulai dari pelatihan keterampilan kerja, kerajinan, hingga program pengembangan kemandirian berbasis usaha produktif. Program tersebut dirancang untuk membekali warga binaan dengan kemampuan praktis agar siap kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat.
“Kami berharap Ibu Wali Kota dapat berkenan hadir untuk memberikan motivasi secara langsung kepada warga binaan, sehingga dapat menumbuhkan semangat serta meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Ike Rahmawati.
Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut serta menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mendukung pembinaan warga binaan melalui berbagai program strategis.
Ia menekankan bahwa Pemkot Bandar Lampung terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi daerah. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah pembiayaan modal usaha dengan bunga 0 persen, yang dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha produktif dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kota Bandar Lampung siap mendukung program pembinaan yang memberikan dampak nyata, termasuk membuka akses permodalan bagi warga binaan yang ingin memulai usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujar Eva Dwiana.
Kolaborasi Wujudkan Pembinaan Produktif dan Berkelanjutan
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Lapas Kelas I Bandar Lampung. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menciptakan program pembinaan yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi warga binaan melalui pelatihan keterampilan dan dukungan permodalan.
Dengan kolaborasi yang semakin erat, program pelatihan kemandirian warga binaan di Bandar Lampung diharapkan mampu mencetak individu yang siap berdaya saing, mandiri secara ekonomi, serta berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah.(red)






